Nasional

Agincourt Resources Adakan Lagi Operasi Katarak Gratis, Kali Ini di 5 Lokasi di Sumatra Utara

15
×

Agincourt Resources Adakan Lagi Operasi Katarak Gratis, Kali Ini di 5 Lokasi di Sumatra Utara

Sebarkan artikel ini

Centralinformationasean.com)Batang Toru,Tapanuli tengah, 23 Agustus 2025 – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe,
kembali menggelar rangkaian Operasi Katarak Gratis “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia” yang
tahun ini diselenggarakan di lima rumah sakit yang tersebar di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah,
Siantar, dan Medan, dengan target 1.400 mata.

Program ini akan berlangsung dalam 17 kali sesi operasi yang terbagi di Rumah Sakit (RS)
Bhayangkara Batang Toru pada 26–28 September dan 3–5 Oktober, RSUD Pandan pada 17–19
Oktober, RSUD Sipirok pada 24–26 Oktober, RS Mata Siantar pada 21–23 November, dan ditutup
di RS Mata Mencirim 77 Medan pada 29–30 November.

General Manager Operations & Deputy Director Operations PT Agincourt Resources, Rahmat
Lubis, mengatakan program operasi katarak gratis merupakan bentuk kontribusi nyata Perusahaan
untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pra-sejahtera, terutama yang memiliki akses terbatas
pada operasi katarak.

“Melalui operasi katarak, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan kembali penglihatan
sehingga mereka dapat kian produktif dan mandiri, juga memberikan dampak positif bagi keluarga
dan komunitas di sekitarnya. Program kesehatan bagi masyarakat yang sudah kami adakan sejak
2011 ini merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan,” ujarnya.

Program operasi katarak ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3, yaitu
menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia.
Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2011 dan berlangsung hingga 2024, program tahunan ini telah
membedah 12.173 mata katarak pada 10.684 orang.

“Tercatat, pasien termuda berusia 8 bulan dan
tertua 108 tahun yang berasal dari berbagai daerah di Sumatra Utara yakni Tapanuli Selatan,
Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal,
Pematangsiantar, Deli Serdang, Medan, dan Nias.

‘Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, menambahkan bahwa tahun
ini PT Agincourt Resources (PTAR) kembali menggandeng RS Mata Mencirim 77 Medan yang
telah berpengalaman melakukan operasi katarak sejak 2005.

Selain operasi, PTAR menggelar Pekan Informasi Kesehatan Mata di Sopo Daganak, Batang Toru,
Tapanuli Selatan, pada 22 Agustus 2025. Di kegiatan tersebut, tenaga kesehatan dan kader Posyandu
diberi pelatihan praktis untuk deteksi dini katarak serta edukasi pencegahan di wilayah masingmasing.

“Kami mengupayakan kesehatan mata masyarakat secara menyeluruh, mulai dari sosialisasi hingga
penanganan medis, agar manfaatnya berkelanjutan kepada para ujung tombak layanan kesehatan
melalui Pekan Informasi Kesehatan Mata,” tutur Christine

Dalam penjelasannya di Pekan Informasi Kesehatan Mata, Direktur RS Mata Mencirim 77 Medan,
dr. Syarifuddin A., Sp.M, menjelaskan bahwa katarak biasanya ditandai dengan sejumlah gejala
seperti pandangan yang mulai samar, ukuran kacamata yang kerap berubah, kesulitan melihat jelas
pada malam hari, hingga muncul lingkaran cahaya ketika melihat sumber cahaya.

“Pekerjaan yang sering terpapar sinar matahari juga meningkatkan risiko katarak. Pasien biasanya
juga merasakan warna yang terlihat pudar serta objek yang tampak ganda,” jelasnya.

Untuk operasi katarak, pihaknya akan menggunakan teknik Manual Small Incision Cataract
Surgery. Tindakan ini dilakukan dengan membuat sayatan sepanjang 5–7 milimeter di sisi bola mata
dan kemungkinan membutuhkan jahitan yang lebih sedikit.

“Durasi pengerjaan relatif singkat karena memakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit. Masa
pemulihan umumnya sekitar 1 bulan,” ujar dr. Syarifuddin.

Bedah operasi katarak Tambang Emas Martabe pernah dijalani Umar Siregar, warga Kelurahan
Silandit, Padangsidimpuan. Selama 15 tahun menderita katarak, aktivitasnya sangat terbatas dan
harus dituntun orang lain jika hendak pergi ke luar rumah.

Pada tahun 2024, Umar menjalani operasi katarak gratis besutan PTAR di Batang Toru. Setelah
matanya normal kembali, ia dapat berkegiatan secara mandiri, bahkan mampu mengendarai sepeda
motor.

“Rasanya luar biasa sekali. Selama 15 tahun saya kehilangan banyak hal, tetapi berkat program ini
saya merasa mendapatkan kehidupan baru, Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada
Agincourt Resources karena program operasi katarak gratis ini benar-benar mengembalikan
semangat dan kualitas hidup saya,” tutur Umar.

Tidak hanya memulihkan penglihatan, kisah Umar menjadi bukti bahwa program operasi katarak
gratis PTAR dapat mengembalikan harapan dan kemandirian hidup masyarakat.

Penulis:(Wakil Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *