Siak – 12-01-2026 Wati, seorang mahasiswi di Perawang, Kabupaten Siak, Riau, merasa kecewa setelah petugas BNI menolak bantuan biaya sekolah yang telah diberikan oleh pemerintah. Wati telah memenuhi syarat untuk menerima bantuan tersebut, namun ketika ia mencoba mengambilnya, petugas BNI menolak dengan alasan bahwa pelayanan mereka hanya untuk 50 peserta saja.
“Petugas BNI mengatakan bahwa kab. Siak tidak ada urusan ke Perawang, padahal saya sudah memenuhi syarat untuk menerima bantuan ini,” kata Wati. “Saya merasa sangat kecewa dan tidak puas dengan pelayanan BNI.”
Wati berharap agar pihak BNI dapat memperbaiki pelayanan mereka dan memberikan bantuan yang seharusnya diterima oleh mahasiswa yang berhak. Ia juga meminta agar pemerintah dapat memantau dan mengawasi pelayanan BNI agar tidak terjadi lagi penolakan seperti
“Kami sangat kecewa dengan pelayanan BNI. Mereka harusnya lebih peduli dengan mahasiswa yang membutuhkan bantuan,” kata salah satu warga.
Wati meminta bantuan dari masyarakat dan pemerintah untuk memecahkan masalah ini dan memastikan bahwa bantuan biaya sekolah dapat diterima oleh mahasiswa yang berhak.
Wati dapat telah menyampaikan masalah ini kepada wartawan atas laporan penolakan pihak BNI ke pada sya ujarnya mahasiswi awak media merespon laporan tersebut ternyata benar Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi lebih lanjut.












