Kuantan Singingi – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, saat menghadiri kegiatan Mancing Mania Kuansing (MMK) yang untuk kesembilan kalinya digelar sejak berdiri pada 2016.
Bupati Suhardiman menyampaikan bahwa sungai memiliki fungsi strategis bagi daerah, tidak hanya sebagai penyangga ekosistem perairan, tetapi juga sebagai salah satu penopang utama sektor pariwisata Kuansing. Keberlanjutan sungai yang terjaga dinilai sangat berkaitan erat dengan eksistensi Festival Pacu Jalur, tradisi budaya yang telah menjadi ikon daerah dan daya tarik wisata nasional.
Melalui kegiatan MMK, pemerintah daerah mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga sungai dari berbagai bentuk kerusakan. Menurut Bupati, kelestarian sungai akan berdampak langsung terhadap keseimbangan lingkungan, keberlangsungan pariwisata, serta kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
Di sisi lain, Ketua Mancing Mania Kuansing menilai perlu adanya langkah tegas dari pemerintah daerah dalam bentuk regulasi. Ia berharap Pemkab Kuansing dapat segera menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup) yang melarang praktik penangkapan ikan menggunakan alat-alat yang merusak lingkungan, seperti racun, bahan peledak, dan metode berbahaya lainnya yang berpotensi merusak ekosistem sungai.
Kegiatan MMK tahun ini diikuti lebih dari 1.000 peserta yang berasal tidak hanya dari Kabupaten Kuantan Singingi, tetapi juga dari sejumlah daerah tetangga. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap kegiatan yang mengedepankan nilai sportivitas, edukasi lingkungan, serta kepedulian terhadap kelestarian alam.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan, Bupati Kuansing bersama panitia turut melakukan penebaran benih ikan ke sungai setempat. Jenis ikan yang dilepas antara lain gurame, patin, serta beberapa jenis ikan air tawar lainnya sebagai langkah menjaga keseimbangan ekosistem perairan.












