Centralinformationasean.com, Pati, Penjabat Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko mendorong peningkatan nilai keterbukaan informasi publik (KIP) meskipun saat ini nilai KIP sudah mencapai 96,5.
Ia mengungkapkan beberapa saran penting, diantaranya tentang bagaimana pengamanan data.
Pj Bupati juga menjelaskan bahwa ada beberapa prioritas tentang layanan informasi publik di Kabupaten Pati, Pertama adalah layanan informasi tentang investasi, termasuk perijinan dan tata ruang.
Kami kami cukup senang karena mendapat apresiasi baik, sehingga kita punya nilai 96,5 dan nanti masih nunggu lagi ini, mungkin nilai kita bisa naik lagi.
Kemudian prioritas kedua adalah bagaimana kita memberikan pelayanan tentang digitalisasi arsip masyarakat.
Bisa diambil contoh mungkin arsip masyarakat yang ada di daerah-daerah bencana seperti banjir. Jadi arsip masyarakat ini bisa dititipkan sehingga mereka tidak perlu khawatir ketika terjadi bencana ujarnya baru-baru ini,” ujarnya baru-baru ini.
Kemudian yang ketiga, adalah pelayanan informasi terkait transparansi pengadaan barang jasa.
Sujarwanto juga meminta kepada Dinas Kominfo beserta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk bisa menjaga komitmen untuk meningkatkan nilai KIP.
Terkhusus untuk mengamankan keberadaan data-data yang mungkin saja bisa diretas oleh oknum tidak bertanggungjawab.
“Karena dalam digitalisasi itu pasti akan ada gangguan-gangguan keamanan data. Dan tadi juga dilihat langsung oleh panelis, bagaimana website kita dan mereka apresiasi karena semuanya berjalan baik”, tambahnya.
Dikatakan olehnya bahwa saat ini Kabupaten Pati mulai masuk pada ruang pelayanan yang lebih bebas. Artinya layanan digitalisasi informasi publik. Sehingga ke depan akan diberikan pelayanan, dimana orang tidak harus datang secara fisik tapi bisa minta layanan dari manapun.
(Sholihul)












