Nasional

INDAHNYA ARTI TOLERANSI,ANAK HAJI MASUK GEREJA ALKISAH ANAK PENDETA NAIK HAJI

5
×

INDAHNYA ARTI TOLERANSI,ANAK HAJI MASUK GEREJA ALKISAH ANAK PENDETA NAIK HAJI

Sebarkan artikel ini

Centralinformationasean.com, 8/12/2024, Inspirasi, Cerita tentang persahabatan antara seorang haji dan seorang pendeta yang akan melakukan perjalanan ke jogja. Pak haji yang memakai sarung, peci dan sorban bersama dgn seorang pendeta yg memakai celana hitam panjang,jas dan tas yang ketika itu berdiri menunggu bis sumber kencono jurusan jogja-surabaya di terminal tirtonadi.

Ketika itu bis sumber kencono datang dan pendeta mengajak p.haji naik.
Pendeta : ayo p.haji naik bis nya udah dtang.
Haji : iya pak … Ayo.

Ketika sampai di dalam dan mereka duduk berdampingan.
Haji : bismilah (sambil duduk )
Pendeta : wah … Pak haji salah deh , ini bukan bismilah tp ini bis sumber kencono.

Haji : (hnya tersenyum krena maklum psti pendeta itu tidak tahu maksudnya)

Ketika dlm perjalanan suara gemuruh hujan turun, ketika itu suara petir terdengar kencang,
pendeta spontan berkata “haliluya” dan p.haji berkata “itu bukan haliluya pak tapi halilintar” , pendeta pun juga hanya tersenyum karena maklum p.haji pasti tidak tahu.

Sesampainya di terminal giwangan jogja hujan masih turun dan jalanan airnya menggenang p.haji turun sambil mengangkat sarungnya keatas sambil lari ke taksi sedangkan pendeta masih di dalam bus. haji berkata “ayo p.pendeta tunggu apa lagi”, pendeta pun jawab “situ enak pakai sarung bisa di gulung ke atas , lhah saya pkai sepatu & celana panjang pasti nanti basah semua”.

Pak haji langsung berinisiatif untuk menjemput pendeta dan menggendongnya ke taksi, pendeta pun tersenyum & sambil humoris berkata “apa ada ya pendeta naik haji”. mereka berdua langsung tertawa.
itulah cerita lucu dan saling toleransi.

(Sholihul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *