ArtikelNasional

Survei Axispol: Muflihun-Ade Hartati Unggul Telak di Pilkada Pekanbaru, Elektabilitas Capai 39,4 Persen

3
×

Survei Axispol: Muflihun-Ade Hartati Unggul Telak di Pilkada Pekanbaru, Elektabilitas Capai 39,4 Persen

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru-centralinformationasean.com,
Pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Muflihun-Ade Hartati Rahmat kian mendominasi dalam persaingan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pekanbaru 2024. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Axispol Indonesia yang dirilis Kamis 21/11/24. elektabilitas pasangan ini melesat hingga 39,4 persen, jauh mengungguli empat pasangan lainnya.

Survei yang dilakukan dengan metode Multistage Random Sampling ini melibatkan 600 responden melalui wawancara tatap muka. Dengan margin of error 4,38 persen, hasil survei menunjukkan pasangan Agung Nugroho-Markarius Anwar berada di posisi kedua dengan elektabilitas 15,4 persen, diikuti Edy Natar-Destrayani Bibra (4,9 persen), Ida Yulita-Kharisman (1,7 persen), dan Instiawati-Taufik (1,4 persen).

Jarak Elektabilitas 24 Persen

Peneliti Axispol Indonesia, Syahdan Husein, menyebut bahwa keunggulan Muflihun-Ade tidak terlepas dari citra baik Muflihun yang pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru periode 2022-2024. “Pasangan ini melejit, unggul sejauh 24 persen dari paslon Agung Nugroho-Markarius Anwar dan tiga paslon lainnya menjelang pemilihan yang hanya tinggal beberapa hari lagi,” ungkap Syahdan kepada wartawan.

Syahdan juga menambahkan bahwa masyarakat Pekanbaru menilai kepemimpinan Muflihun sebagai salah satu yang terbaik setelah era Wali Kota Herman Abdullah. Berdasarkan survei yang sama, Herman Abdullah dinilai sebagai pemimpin terbaik dengan skor 43,2 persen, diikuti Muflihun (18,4 persen), dan Wali Kota Firdaus (9 persen).

“Politik Uang Bukan Penentu Utama.”

Sementara itu, Direktur Axispol Indonesia, Farhan Abdillah, menyoroti bahwa pengaruh politik uang dalam Pilwalkot Pekanbaru cukup kecil. Dari hasil survei, sebanyak 67,1 persen responden menyatakan tidak setuju dengan praktik politik uang, sedangkan hanya 24,8 persen yang setuju.

Sebanyak 24,7 persen responden memilih pasangan calon tanpa imbalan uang, sementara 13,6 persen menyatakan menerima uang tetapi tetap tidak memilih pasangan yang memberikan uang,” ujar Farhan.

Dengan elektabilitas yang terus meroket dan citra positif di masyarakat, pasangan Muflihun-Ade menjadi favorit kuat untuk memenangkan Pilwalkot Pekanbaru 2024. Pemilihan sendiri akan digelar serentak pada 27 November mendatang. Masyarakat Pekanbaru pun menantikan siapa yang akan memimpin kota mereka selama lima tahun ke depan.

(Dedi U).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *