Nasional

Riwayat Persahabatan Saloka Negara , Kerajaan Salakanagara, Babat Pandeglang,Banten.

35
×

Riwayat Persahabatan Saloka Negara , Kerajaan Salakanagara, Babat Pandeglang,Banten.

Sebarkan artikel ini

Centralinformationasean.com, 1/12/2024, Sejarah, Kerajaan Salakanagara adalah salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang diperkirakan berdiri antara tahun 130 hingga 362 Masehi.

Kerajaan ini terletak di bagian barat Pulau Jawa, khususnya di daerah yang sekarang dikenal sebagai Pandeglang, Banten. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai sejarah Kerajaan Salakanagara:

1. Asal Usul dan Pendiri
Pendiri: Kerajaan ini didirikan oleh Dewawarman I, yang memerintah dari tahun 130 hingga 168 Masehi.

Ia dikenal dengan gelar Prabu Darmalokapala Haji Raksa Gapura Sagara.
Kedatangan Dewawarman: Dewawarman merupakan seorang maharesi dari wangsa Salankayana di India yang melarikan diri ke Nusantara setelah daerahnya diserang oleh Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magadha.

Ia datang ke Nusantara dan menjalin hubungan baik dengan penduduk setempat.

2. Pusat Pemerintahan
Ibu Kota: Ibu kota kerajaan ini dikenal sebagai Rajatapura, yang disebut dalam Naskah Wangsakerta. Rajatapura terletak di Teluk Lada, dan menjadi pusat pemerintahan bagi raja-raja Dewawarman.

Wilayah Kekuasaan: Kerajaan Salakanagara menguasai wilayah yang luas, meliputi bagian barat Pulau Jawa dan beberapa pulau di sekitarnya, serta laut yang membentang hingga ke Pulau Sumatera.

3. Kekuasaan dan Dinasti Dewawarman
Raja-Raja Dewawarman: Selama masa pemerintahannya, terdapat delapan raja dari dinasti Dewawarman (Dewawarman I hingga Dewawarman VIII). Setelah Dewawarman I, tahta kerajaan dilanjutkan oleh putranya, Dewawarman II.
Perdagangan dan Pengaruh: Salakanagara menjadi pusat perdagangan penting di wilayah tersebut, berkat letaknya yang strategis. Banyak kapal yang melintas harus singgah dan memberikan upeti kepada kerajaan.

4. Hubungan dengan Kerajaan Lain.

Keterkaitan dengan Tarumanagara, Setelah berkuasa selama 232 tahun, Salakanagara berada di bawah pengaruh Kerajaan Tarumanagara. Jayasingawarman, pendiri Tarumanagara, adalah menantu dari raja Dewawarman VIII.

Peralihan Kekuasaan: Dengan berdirinya Tarumanagara, pusat pemerintahan Salakanagara beralih ke Tarumanagara, dan Salakanagara kemudian berfungsi sebagai kerajaan daerah.

5. Polemik Sejarah
Kurangnya Bukti.

Fisik: Sejarah Kerajaan Salakanagara masih diperdebatkan karena tidak ada bukti fisik seperti prasasti atau candi yang mendukung keberadaannya. Banyak sejarawan menganggap informasi mengenai kerajaan ini sebagai mitos atau legenda.

Referensi Sejarah: Sumber utama mengenai kerajaan ini berasal dari Naskah Wangsakerta, yang ditulis pada abad ke-18.

Kesimpulan
Kerajaan Salakanagara merupakan bagian penting dari sejarah awal Nusantara dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan budaya serta politik di wilayah barat Pulau Jawa.

Meskipun banyak aspek sejarahnya masih diperdebatkan, peranannya dalam jaringan perdagangan dan hubungan antar kerajaan pada masa itu tetap diakui dalam kajian sejarah Indonesia.

( Sholihul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *